Ini Tempat Yang Wajib Dikunjungi Saat Imlek 2016 Di Indonesia


Berbagai kota di Indonesia tak luput dari Euforia Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh 2016 yang tahun ini jatuh pada 8 Februari. Warga Tionghoa dan wisatawan akan tumpah ruah menyaksikan kemeriahan berbagai atraksi, berbelanja pernak-pernik Imlek, hingga tentunya bersembahyang di berbagai kelenteng di tanah air.

Keceriaan dan keharmonisan umat yang saling toleran pun terasa di banyak kota di Indonesia. Aneka lampion merah bergelantungan akan dihangatkan tarian barongsai dan semilir bau dupa. Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan setiap momen berharga dari atraksi barongsai, kembang api, wayang potehi serta lainnya.


1. Grebeg Sudiro 2016 di Solo


Masyarakat Tionghoa-Jawa di Kota Solo merayakan Tahun Baru Imlek atau yang disebut Grebeg Sudiro pada 31 Januari-8 Februari 2016 di Kawasan Pasar Gedhe, Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah.


Saksikan kesenian barongsai, tarian, pakaian tradisional, adat keraton, sampai kesenian kontemporer yang digelar di sepanjang Jalan Sudiroprajan.
Atraksi paling menarik dari Grebeg Sudiro adalah arak-arakan gunungan yang disusun dari ribuan kue ranjang, yaitu kue khas orang Tionghoa saat menyambut Imlek.


Gunungan akan diarak di sekitar Kawasan Sudiroprajan, diikuti pawai dan kesenian Tionghoa, serta Jawa. Akhir dari perayaan  ditandai dengan nyalanya lentera atau lampion berbentuk teko yang digantung di atas gerbang Pasar Gede.


2. Festival Cap Go Meh 2016 di Glodok


Warga  Tionghoa di kawasan Tionghoa Jakarta Barat, Glodok, telah merencanakan acara akbar perayaan Cap Go Meh selama 2 hari penuh pada 20-21 Februari 2016.


Panitia mendirikan panggung di kawasan Glodok Pancoran, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat yang akan dimeriahkan oleh berbagai perlombaan. Di antaranya lomba liong dan barongsai, pemilihan Koko dan Cici, juga Mpe dan Encim untuk yang berusia 70 tahun ke atas.
Selain perlombaan, tentunya ada  arak-arakan kirab yang mengelilingi kawasan pecinan di Glodok.


3. Festival Cap Go Meh 2016 di Singkawang


Perayaan Cap Go Meh selalu meriah di Singkawang bisa dibilang yang paling meriah di antara daerah lain di Indonesia.

Potret perayaan Cap Go Meh di Singkawang diramaikan dengan pertunjukan barongsai, ular naga, choi lam shin atau keranjang jelangkung dan yang paling istimewa adalah atraksi tatung.


Para tatung dirasuki oleh roh leluhur mereka sehingga di bawah alam sadar, mereka mempertunjukkan ilmu kesaktiannya, seperti menusuk pipi, kebal dengan senjata tajam, hingga aksi mengupas kelapa dengan gigi.
Puncak perayaan ini diselenggarakan pada 24 Februari di kawasan Pasar Hongkong, Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat.


4. Perayaan Tahun Baru Imlek 2016 di Aceh


Meskipun warga Tionghoa di Banda Aceh tergolong sedikit, namun suasana perayaan Tahun Baru Imlek sangat kental di Vihara Dharma Bakti, Kawasan Peunayong, Banda Aceh.
Pengunjung dapat menikmati barongsai disertai alunan musik tradisional yang khas. 

Peunayong sendiri merupakan pusat bisnis tersibuk di Aceh yang dihuni oleh sekitar 5.000 warga Tionghoa.


5. Festival Lampion Pancaran Sinar Kemeriahan 2016 di Riau


Kali ini giliran Kabupaten Karimun di Kepulauan Riau yang disinari oleh ribuan lampion.
Festival Lampion orang-orang menyebutnya.


Saat momen itu berlangsung maka kawasan pemukiman padat penduduk di Kabupaten Karimun akan dibuat menyala oleh lampion-lampion yang digantung sepanjang langit-langit jalan, terutama di Jalan Lintas Meral-Tanjung Balai Karimun.


6. Pasar Semawis 2016 di Semarang


Nikmati suasana Imlek di Pasar Semawis, Semarang yang menghadirkan beraneka tampilan kesenian khas Tionghoa, seperti wayang potehi, gambang Semarang, jipin, twa kok djwee, barongsai, permainan toyo, tambur, dan wushu.


Semua akan dipadukan bergantian dengan kebudayaan lokal Jawa. Di sini selain panggung hiburan, Anda  dapat menikmati pasar yang menjual beraneka produk dan kuliner.
Pasar ini buka pukul 18.00 – 23.00 WIB setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu di Gang Warung. Sambil menunggu Pasar Semawis buka, tidak ada salahnya Anda menelusuri peninggalan bersejarah seperti Kelenteng Tay Kak Sie di Gang Lombok, Siu Hok Bio (1753) di Jalan Wotgandul Timur, Kelenteng Liong Hok Bio di Gang Pinggir, dan masih banyak lainnya.


7. Cap Go Meh Street Festival 2016 di Bogor


Luangkan waktu Anda untuk menghampiri Kota Bogor saat acara Cap Go Meh (CGM) Street Festival 2016 berlangsung pada 2 Februari 2016. Festival ini kerap dijuluki sebagai pesta rakyat terbesar di Bogor.


Akan ada karnaval budaya dari komunitas Bogor+Sahabats (Bobats) dan pertunjukan liong barong dengan iringan sanggar musik setempat. Bahkan, pada 207 jumlah peserta barongsai dan liong tercatat terbanyak dalam rekor MURI. 


Nantinya jalur parade karnaval akan melewati depan Vihara Dhanagun, Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwangi.


8. Pekan Budaya Tionghua 2016 di Yogyakarta


Pembukaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta  Viii (Pbty)

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) akan digelar semasa imlek di Kampung Pecinan Ketandan. Pada tahun lalu budaya ini mengangkat tema “Merajut Budaya, Merenda Kebersamaan” yang mencerminkan bahwa budaya Tiongkok juga seperti Indonesia yang memiliki 1001 macam budaya. PBTY diselenggarakan untuk memperingati perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh.


Festival ini dirancang selayaknya Jogja Java Carnival. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, PBTY dimeriahkan oleh pameran budaya, atraksi liong samsi, naga barongsai, wayang potehi, karnaval kirab budaya, jogja dragon festival, lomba karaoke, panggung hiburan hingga bazaar yang menjual pernak-pernik Imlek.


Kampung Ketandan merupakan saksi sejarah akulturasi antara budaya Tionghoa, keraton dan warga Yogyakarta. Letaknya di pusat kota, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Jalan Suryatmajan, Jalan Suryotomo dan Jalan Los Pasar Beringharjo. Anda bisa dengan mudah mengunjungi kampung Pecinan ini karena letaknya yang strategis di tengah kota, yaitu di sisi selatan kawasan Malioboro.

Sejak 200 tahun lalu daerah ini menjadi tempat tinggal dan tempat mencari nafkah bagi masyarakat Tionghoa sehingga diakui sebagai kawasan Pecinan di Yogyakarta. Arsitekturnya didominasi nuansa tempo dulu dengan ciri khas rumah-rumah memanjang ke belakang dan digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus toko. 

Pecinan Ketandan Yogyakarta

Sebagian besar penduduk berprofesi sebagai pedagang emas dan permata, toko kelontong, toko herbal, kuliner dan penyedia berbagai kebutuhan pokok. Menjelang tahun 1950-an, hampir 90 persen penduduk beralih menjadi pedagang emas.


Pekan Budaya Tionghoa sendiri sudah diselenggarakan sejak 2006 seiring era reformasi di Indonesia. Festival yang digelar oleh Pemerintah Kota Yogyakarta ini merupakan upaya mempertahankan identitas Kampung Pecinan Ketandan. Setiap menyambut Tahun Baru Imlek, Kampung Ketandan akan dihiasi ornamen dan gapura bernuansa Tionghoa.


Mungkin ada diantara Kota kamu yg mau ditambahkan? Silahkan tulis dikolom komentar.

Soo...Jadi tempat mana yang mau dikunjungi Sob...??

Sumber

0 Response to "Ini Tempat Yang Wajib Dikunjungi Saat Imlek 2016 Di Indonesia"

Baca Juga ...

loading...