Ternyata Syarat Ketum Golkar Itu Prestasi, Dedikasi dan …Tertidur!

Coretan poskotanewsMUNASLUB Golkar masih berlangsung di Bali. Dari 8 Caketum, diprediksi yang akan bersaing ketat Setya Novanto dan Ade Komaruddin. Dua-duanya sangat memenuhi syarat, karena sudah lama berkecimpung dalam Partai Beringin. Tapi saat pembukaan Munaslub oleh Presiden Jokowi, kandidat kuat Setya Novanto malah sempat ngantuk di kala mengheningkan cipta. Publik baru tahu, untuk menjadi Ketum Golkar itu ternyata syaratnya: Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan……Tertidur (PDLT).
Setelah tarik ulur tentang jumlah “uang pangkal” Caketum, akhirnya Munaslub Golkar di Nusa Dua Bali berhasil digelar juga. “Uang pangkal” itu tidak jadi Rp 20 miliar, Rp 5-10 miliar, tapi cukup Rp 1 miliar saja. Dan saking baiknya Partai Beringin tersebut, dua Caketum yang bersikeras tidak mau bayar “uang pangkal”, akhirnya dibolehkan maju juga. Mungkin Steering Committee-nya Nurdin Halid sudah balik modal.
Di tengah isyu “politik uang” dan pro kontra sistem aklamasi, Presiden Jokowi Sabtu malam membuka Munaslub itu. Tiba-tiba saat mengheningkan cipta, Caketum No. 2 Setya Novanto yang merem karena ngantuk, nyaris jatuh dari posisinya berdiri. Untung segera “diselamatkan” oleh Caketum Erlangga Hartarto. “Maaf, caya capek sekali, kurang tidur,” kata Setya Novanto setelah adegan memalukan itu ramai di Youtube.
Anggota Timses-nya, Nurul Arifin beralasan, Setnov memang kurang tidur sejak 3 bulan lalu. Sedangkan Rumkono malah membandingkan dengan Gus Dur. Biar tertidur tapi seperti Gus Dur, Setya Novanto masih tetap fokus. Mungkin maksudnya adalah: fokus pada mimpi-mimpinya jika berhasil menjadi Ketum Golkar beneran.
Bisa juga karena Setnov berangkat dari anggota DPR yang sudah bulukan di Senayan. Di sana kan sering ditemukan wakil rakyat tertidur di sidang. Bukankah pepatah lama mengatakan: alah bisa karena biasa? Tapi dari sini pula publik jadi tahu bahwa syarat Ketum Golkar itu haruslah: Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan……Tertidur (PDLT).
Ngantuk itu memang sangat manusiawi, maka satu-satunya profesi yang dilarang mengantuk hanyalah sopir. Oleh karena itu berbahagialah Setya Novanto, karena atas kengantukannya tersebut mendapat pembelaan para koleganya. Dan untunglah kita bukan di Korea Utara. Sebab di sana, Menhan Hyon Yong Chol langsung ditembak mati karena tertidur dalam acara resmi yang dihadiri Kim Jong Un.
Baca Juga :

0 Response to "Ternyata Syarat Ketum Golkar Itu Prestasi, Dedikasi dan …Tertidur!"

Baca Juga ...

loading...