Foto Persiapan dan Pemasangan Bom Atom Menjelang Penyerangan Hiroshima dan Nagasaki

Foto-Foto Persiapan dan Pemasangan Bom Atom Menjelang Penyerangan Hiroshima dan NagasakiSetelah 70 tahun lamanya, akhirnya foto-foto inipun dirilis untuk umum.Pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945, Amerika menjatukan bom atom ke kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang,menyebabkan kematian dan kehancuran yang sangat signifikan di kedua tempat. Hingga hari ini, aksi pemboman ini dianggap dalam sejarah sebagai satu-satunya perang nuklir.Banyak yang harus dipersiapkan untuk menjatuhkan kedua bom atom ini, yang dikenal dengan nama "Little Boy" dan "Fat Man", yang dimuat ke pesawat di pangkalan udara North Field di Pulau Tinian, bagian dari Kepulauan Marina Utara yang ada di selatan Jepang.Selama ini tak pernah ditunjukkan foto-foto menjelang persiapan tersebut, hingga akhirnya, pada bulan Agustus 2015 ini, moment-moment sebelum bencana nuklir tersebut akhirnya diungkap kepada publik untuk pertama kalinya. 
1.Pemeriksaan casing bom atom "Fat Man". Beberapa bom uji coba dibuat di Pulau Tinian. Semuanya sama dengan bom yang berfungsi, tapi mereka tidak dipasangi peralatan untuk diledakkan.



2.Di kiri, ahli geofisika dan anggota Manhattan Project Francis Birch menandai unit bom "Little Boy", sedangkan Norman Ramsey, yang kemudian mendapatkan hadiah Nobel dalam dunia Fisika, sedang memperhatikan.



3.Seorang teknisi menyegel dan mendempul celah-celah "Fat Man", persiapan akhir untuk memastikan kondisi di dalam bom cukup stabil untuk mempertahankan dampak penuh setelah bom diledakkan.


4.Ini adalah foto bewarna proses penyegelan berlangsung.


5.Para tentara dan pekerja menandatangani dan menuliskan pesan mereka di hidung "Fat Man".

6.Tampa close up nama-nama mereka.

7."A second kiss for Hirohito!", ditandatangani oleh Laksamana W.R. Purnell, USN, di sisi "Fat Man".

8."Fat Man" diangkut ke truk pengangkut.

9.Bom ini dibawa dan dikawal menuju ke pangkalan udara terdekat North Field di Tinian.

10.Di lapangan udara ini, "Fat Man" disejajarkan di lubang khusus untuknya, yang kemudian akan dimuat ke dalam pesawat yang akan menjatuhkannya di atas Nagasaki pada 9 Agustus 1945.

11.Lubang untuk "Little Boy" dan "Fat Man", masing-masing panjang dan lebarnya 8 kaki dan 12 kaki.

12.Lubang ini masih ada di Pulau Tinian, dan sekarang menjadi monumen peringatan. Ini adalah lubang tempat "Little Boy"

13.Dan ini adalah lubang untuk "Fat Man"

14.Bom dan truk pengangkutnya dimasukan ke dalam lubang dengan menggunakan lift hidrolik.

15


16


17


18


19


20.Para pekerja memeriksa "Little Boy" untuk yang terakhir kalinya. Terpalnya masih digunakan untuk alasan keamana. Mereka menggunakan prosedur yang sama untuk "Fat Man" tiga hari kemudian.

21.Setelah "Little Boy" siap, Enola Gay, pesawat pengebom Boeing B-29 Superfortress, diposisikan di atas lubang.

22


23


24.Setelah alatnya dipasang, terpal pelindungnya dilepas.

25


26.Lift hidrolik digunakan untuk mengangkatnya ke pesawat.

27


28.Setelah berada di dalam pesawat, bomnya diamakan dan semua sambungan dan peralatan lalu dicek ulang.

29.Dan setelah itu, "Little Boy" dan "Fat Man" diterbangkan ke Hiroshima dan Nagasaki, dan diledakkan.

30.Perang Dunia ke-2 berakhir tak lama setelah itu,dengan dampak sekitar 250.000 orang tewas atau terluka dalam serangan ini, dan sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.


Video persiapan dan pemuatannya dibawah ini:

Pengakuan Penyesalan Pilot Setelah Jatuhkan Bom Atom Yang Menghancurkan Jepang

Menyesal. Itulah ungkapan perasaan Robert Lewis. Dia adalah pilot pesawat Enola Gay yang menjatuhkan bom atom ke Kota Hiroshima, Jepang, pada Agustus 1945.
Bom atom yang dijatuhkan oleh tentara AS ke Hiroshima memang berdampak luar biasa. Kota itu luluh lantak. Diperkirakan sekitar 140.000 manusia tewas.
Salinan surat Lewis itu dilelang pada Kamis kemarin. Surat salinan itu laku US$ 50 ribu atau sekitar Rp 647 juta. Sementara surat aslinya telah laku pada 2002 silam dengan harga delapan kali lipat.
Pada 6 Agustus 1945, pesawat Enola Gay yang dipiloti Lewis terbang dari North Field yang berjarak sekitar 6 jam penerbangan dari Jepang. Pesawat itu sampai di langit Jepang pukul delapan pagi waktu setempat dan kemudian menjatuhkan bom atom yang dikenal dengan nama “Little Boy”.
Hanya butuh waktu 43 detik bagi “Little Boy” untuk sampai ke tanah Jepang setelah dijatuhkan dari ketinggian 30 ribu kaki atau sekitar 9.144 meter. Bom itu kemudian meledak. Area seluas 10 kilometer persegi luluh lantak.
Sebanyak 80 ribu manusia, atau sekitar 30 persen populasi Hiroshima kala itu, tewas seketika. Sementara 60 ribu lainnya tewas di tahun berikutnya akibat radiasi yang ditinggalkan bom itu.
Dalam surat itu, Lewis memberikan sejumlah catatan. Menurut dia, bom atom yang dijatuhkan itu merupakan sukses besar. Dalam surat itu pula dia menulis pengalaman menjatuhkan bom itu tak pernah dialami oleh orang lain selain kru operasi itu. Meski demikian, penyesalannya tak pernah sirna.

"Berapa banyak rakyat Jepang yang telah kami bunuh. Tuhanku, apa yang telah kami lakukan,Jika saya hidup seratus tahun, saya tidak pernah bisa melupakan peristiwa itu, walau beberapa menit, dari pikiran saya,” tulis Lewis.


Tidak bisa dibayangkan bom yang nggak terlalu besar itu mampu menghancurkan dua kota dan memakan banyak korban. Semoga kejadian seperti ini tak akan pernah terjadi lagi di masa mendatang.

0 Response to "Foto Persiapan dan Pemasangan Bom Atom Menjelang Penyerangan Hiroshima dan Nagasaki"

Baca Juga ...

loading...