Mungkin
anda pernah mendengar kalimat demikian ” Ada udang di balik batu” ungkapan
tersebut menjadi sebuah perbincangan yang menarik oleh masyarakat dan juga para
peneliti dari Para Syndicate Institute.
Toto
Sugiarto selaku salah satu peneliti dari Para Syndicate Institute,
mempunyai penilaian tentang keterlibatan bakal calon gubernur DKI
Jakarta, Yusril Ihza Mahendra dalam kasus gugatan warga Bidara Cina kepada
Pemprov DKI Jakarta terkait proyek sodetan Ciliwung cenderung digerakkan oleh
motif politik. Langkah Yusril terkesan direkayasa dan tanpa ketulusan.
Mengapa
sampai mengarah kesana, ia mangatakan bahwa Yusril yang menjadi pengacara warga
Bidara Cina menggiring opini bahwa kemenangan warga atas gugatan tersebut
merupakan kekalahan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Sedangkan gugatan tersebut adalah gugatan warga kepada Pemprov DKI Jakarta,
bukan terhadap Ahok sebagai pribadi.
“Yang
dilakukan Yusril itu murni politis. Dia melakukannya dengan maksud mengalahkan
rival utamanya, yakni Ahok dan mendapat dukungan warga Jakarta di Pilgub 2017,”
beber Toto kepada pewarta di Jakarta ,
Sabtu 30 April 2016.
Toto
Sugiarto dengan tegas menilai bahwa langkah Yusril ini tidak otentik. Semua
langkah Yusril terkesan direkayasa dan tidak terlihat ketulusan. Langkah itu
merupakan upaya untuk mengalahkan Ahok sebelum pertandingan dimulai.
"Selama ini Yusril ke
mana? Jelang pilgub baru muncul dengan menjadi pengacara warga Bidara Cina dan
menjadi pembela warga Luar Batang, serta kasus Bantar Gebang. Kelihatan sekali
motif politisnya,” Toto mempertegas alasan sesungguhnya dari hasil
penelitiannya itu.
Toto Sugiarto menjelaskan
kembali bahwa kemenangan warga Bidara Cina atas Pemprov DKI Jakarta memang
memengaruhi popularitas dan elektabilitas Yusril dan Ahok. Akan tetapi dampaknya tidak begitu signifikan bukan?
“Pemilih DKI Jakarta adalah
pemilih yang rasional. Mereka paham bahwa Yusril melakukan ini untuk
kepentingan dirinya sendiri. Jika bukan demikian, ke mana saja dia selama ini?”
tutup Toto Sugiarto.
Toto Sugiarto juga memprediksi
bahwa pertarungan antara Yusril dan bakal calon lain melawan Ahok pasti
berlanjut dan semakin panas. Mengapa demikian ? Karena sasaran tembak dari
semua politikus yang berharap maju di Pilgub DKI Jakartaterfokus pada sang
Petahana yakni Ahok.
- Kisah Giman Ajak Amien Rais Penuhi Nadzar Jalan Kaki Yogya – Jakarta
- “Tikus Kargo” Bandara Soekarno-Hatta Diciduk Polisi
- Ahok : Jangan Minta Naik Upah, Harusnya Tekan Harga Kebutuhan
- Sanusi Mulai Bernyanyi, Menyeret Para Aktor Korupsi


0 Response to "Pengamat : "Mendadak Merakyat Jelang Pilkada, Kemana Yusril Selama Ini?""
Post a Comment