Geliat Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mendekati Ramadhan atau bulan puasa mulai meningkat, terlebih saat akhir pekan, Minggu (8/5). Bersamaan itu, kawasan pun menjadi semrawut lantaran banyak pedagang dan parkir liar ikut meraup untung dengan menggunakan fasilitas umum di sekitar.
Tak hanya itu, kemacetan panjang arus lalulintas pun terjadi dibeberapa titik hingga berjam-jam, meski telah ada petugas perhubungan di lokasi. Beberapa titik kemacetan di kawasan Pasar Tanah Abang sendiri, terjadi seperti di depan Stasiun Tanah Abang, Blok F dan Metro Tanah Abang.
Kesemrawutan kawasan pasar tekstil terbesar se-Asia Tenggara tersebut, diperparah kembali dengan banyaknya rolli angkut barang yang lalulalang. Bahkan, tak sedikit pengunjung yang semula ingin belanja pakaian justru stres karena terjebak di tengah kemacetan.
“Nggak nyangka padat seperti ini Tanah Abang, padahal sengaja saya pilih hari Minggu dan jauh-jauh hari sebelum puasa. Macetnya juga ampun-ampunan dah. Pak Ahok apa engga tau ya,” ucap Ny.Heni, 31, salah satu warga Bintaro.
Dikatakan ibu beranak dua tersebut, kunjungannya ke pasar Tanah Abang, tersebut sengaja dilakukan untuk membeli pakaian untuk persiapan lebaran nanti. “Ini saja tadi dari depan stasiun sampai Blok B macetnya hampir satu jam lebih, padahal kalau lancar paling sepuluh menit,” paparnya.
Camat Tanah Abang, Hidayatullah, mengatakan belakangan aktivitas di kawasan Pasar Tanah Abang terlebih menjelang Ramadhan atau bulan puasa meningkat. Meski demikian, ia tidak dapat banyak berbuat lantaran adanya intruksi pedagang Kaki-5 tidak boleh ditertibkan selama tidak menggangu.
“Sebagaimana instruksi gubernur sekarang kita diminta untuk tidak sembarang menggusur Kaki-5, begitu juga dengan yang ada di Tanah Abang. Asalkan pejalan kaki tidak terhalangi, maka masih dapat ditoleransi,” jelasnya.
Baca Juga :


0 Response to "Jelang Bulan Puasa, Tanah Abang Macet dan Semrawut Lagi"
Post a Comment