Persiapkan Lilin Imlek

LILIN IMLEK: Lilin merah akan banyak dibutuhkan saat Imlek dan Cap Go Meh mendatang. Pasokan ditambah. Sementara di Singkawang, produksi lilin raksasa sudah dilakukan sejak akhir tahun lalu (atas). SHANDO SAFELA/OZY/PONTIANAKPOST
JELANG perayaan Imlek, usaha pembutan lilin menjadi salah satu yang mengalami peningkatan pemesan. Tak hanya penuhi kebutuhan warga Kota Singkawang, namun juga daerah lain di Kalimantan Barat bahkan diantaranya ke Jakarta
.
Eli, Nengsih, Anto serta A Khiun terlihat sibuk di tempat usaha pembuatan lilin di Jalan Komyos Sudarso, tempat mereka bekerja. Eli bersama Nengsih terlihat mengemas lilin-lilin kecil berwarna putih yang akan segera dikirim ke pemesan.
Sementara, A Khiun sedang memasak serbuk serta induk lilin agar mencair menggunakan alat sederhana dan beberapa batang kayu untuk sumber apinya. Sesekali dia mengaduk, kemudian mengambil cairan tersebut dan menuangkan dalam cetakan lilin yang telah dipasang sumbu. A Khiun merupakan pembuat lilin paling senior di tempat tersebut. Sudah sekitar 20 tahun dirinya bekerja.
Nengsih dan Eli, sedang mengemas lilin ukuran kecil ke dalam sebuah plastik. “Ini tadi baru dibuka dari cetakan, sekarang dikemas karena sudah ada yang pesan,” kata  Nengsih ramah.“Bahan utama pembuatan lilin, serbuk atau tepung lilin dan induk lilin dimasak dulu hingga semuanya mencair. Kemudian dituangkan dalam cetakan yang telah disiapkan, tunggu kering,” kata Nengsih lagi.
Biasanya tergantung dari ukurannya. Kalau semakin besar, memerlukan waktu semakin lama kering. “Kalau lilin-lilin yang kecil ini, biasanya pagi di cetak, sore sudah bisa dikeluarkan dan sudah bisa dikemas,” katanya.Namun dirinya mengaku, untuk kesulitan pengerjaannya. Lilin kecil lebih repot dibandingkan mengerjakan lilin yang berukuran besar. “Kalau yang ukuran kecil, banyak ini itu termasuk saat mengemasnya. Kalau yang besar, sudah kering tinggal dibuka cetakannya,” katanya.
Menjelang Imlek, diakuinya memang banyak pesanan yang harus diselesaikan. “Kita sudah menyelesaikan beberapa lilin pesanan orang,” katanya. Hal ini memang sering terjadi ketika menjelang Tahun Baru Imlek, yang pesan dari berbagai daerah di Kalimantan Barat. “Bukan saja Singkawang, tapi dari Bengkayang,  Sambas, Pontianak, Pemangkat. Dan ada juga yang dikirim hingga ke Jakarta,” katanya.
Sementara Eli menyebutkan ditempat nya bekerja. Lilin ukuran dari yang kecil sampai besar ada. Kemudian bisa memenuhi pesanan lilin dengan warna apa saja. “Mau merah, hitam, kuning atau putih, kami bisa,” kata Eli.Hasil produksinya, biasanya diambil dan didistribusikan ke toko-toko, selain ke tempat ibadah seperti kelenteng.A Khiun menyebutkan untuk momen Jelang Imlek seperti sekarang. Lilin ukuran 200 kin, 100 kin, 50 kin, 30 kin yang sering dicari. Biasanya itu untuk ibadah di Kelenteng. Namun A Khiun mengaku entah apa penyebabnya, untuk tahun ini pemesan lilin berkurang dibanding tahun sebelumnya.

0 Response to "Persiapkan Lilin Imlek"

Baca Juga ...

loading...