Ketua Bidang
Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman, menuding para sejumlah akun yang
mendesak agar dirinya terjun dari Monas dikendalikan oleh orang bayaran.
“Alay 8 follower,
kasihan disuruh lembur,” kata Habib saat ditanya akun @justagus_a kapan dirinya
terjun dari Monas, Jumat lalu.
“Siapa bilang? kita ndak bully ah. Kita cuman
nyemangatin Bieb! - Bieb! kapan terjunnya dr Monas, ya ga,” kata akun @dinivian.
Lagi-lagi, Habiburokhman membalas dengan mengungkit
jumlah pengikut akun tersebut. “Parah Mr 10 follower,” balas Ketua Bidang
Advokasi DPP Partai Gerindra tersebut.
Para sejumlah pihak, mulai ditagih janjinya untuk
terjun dari Monas menyusul klaim dari Teman Ahok bahwa mereka sudah
memenuhi jumlah minimum data KTP yang disyaratkan KPUD DKI bagi pasangan
calon perseorangan untuk pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa
Ahok dan Heru Budihartono dalam Pilkada DKI 2017..
Bahkan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD ikut mengingatkan supaya tidak ada pihak yang
turut memfasilitasi aksi terjun dari Monas, yang disebutnya bisa dipidana
karena terlibat aksi bunuh diri seseorang.
Sebelumnya, melalui akun Twitter, Ketua Bidang
Advokasi DPP Partai Gerindra tersebut bersumpah akan terjun dari atas
Monas jika calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
dapat mengumpulkan KTP untuk maju secara independen dalam Pilgub DKI 2017.
"Benar saya menulis dengan sadar dan
ikhlas," ucapnya saat dikonfirmasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Baca Juga :


0 Response to "Sinyal Ketakutan? Habiburokhman Tuding Penagih Janji Terjun Dari Monas Akun Bayaran"
Post a Comment