“Wacana
ini sudah didiskusikan dengan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Komite
Olimpiade Indonesia (KOI), Erick Thohir, walau memang bukan perkara mudah,”
kata Imam Nahrawi di gedung Kemenpora di Jakarta, sebagaimana dikutip dari
Antara, Selasa (10/5/2016).
Meski nama Jose Mourinho menjadi pilihan utama,
namun dirinya juga mempunyai pilihan kedua yaitu Guus Hiddink.
Menpora menilai, Jose Mourinho belum mempunyai
pengalaman dalam melatih timnas, sedangkan Guus Hiddink sudah pernah melatih
timnas Rusia, Australia ,
Turki, dan Belanda.
“Selain itu, nilai kontrak Mourinho diperkirakan
Rp 250 miliar untuk satu tahunnya, sedangkan Hiddink masih ada di bawahnya,”
kata Imam.
Menpora berpikir, mendatangkan pelatih asing
yang telah mempunyai nama besar untuk melatih timnas agar timnas Indonesia dapat
berprestasi lebih di kancah internasional, namun Menpora menyadari bahwa hal
tersebut bukanlah hal yang mudah.
“Ketika timnas dilatih orang asing berkualitas
maka asisten pelatihnya haruslah dari Indonesia , untuk pengalaman,” tutur
Imam.


0 Response to "Presiden Jokowi dan Menpora Akan Datangkan Jose Mourinho Melatih Timnas Indonesia"
Post a Comment