Boking Mahasiswi, Anggota DPRD Malut Turut Memakai Jasa Prostitusi Online Waria

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ternate membongkar prostitusi online dikalangan Mahasiswi di Ternate, Maluku Utara Sabtu (15/5) yang dikendalikan seorang Waria.
Bisnis lendir yang tumbuh subur di Ternate ini terbongkar, setelah Irwan Mahmud (25) Alias Kaka, Waria asal Morotai, yang berprofesi sebagai mucikari ditangkap bersama dua wanita berinisial YN (26) dan SL (26) di Losmen Family lingkungan Tanah Tinggi Ternate.
Penangkapan ini, berkat aksi penyamaran yang dilakukan Kasatpol PP, Fhandy dan anggotanya yang memesan dua wanita tersebut.
Dari penuturan Mucikari dan dua Mahasiswi, usai diinterogasi oleh petugas Satpol, ternyata diketahui pelanggan mereka mayoritas dari kalangan pejabat dilingkup Pemprov Maluku Utara, Anggota DPRD dan Pejabat Kabupaten Pulau Morotai.
Terbukti dari daftar pesanan yang telah direkap oleh sang Mucikari juga pembicaraan Irwan (Mucikari) dengan Anggota DPRD Malut serta pejabat Pemkab Pulau Morotai.
Usaha esek-esek ini sudah dijalani setahun belakangan ini. Untuk tarif, menurut mucikari, dibanderol seharga Rp500ribu hingga Rp800 ribu per satu kali kencan alias sekali pakai.
Menariknya, seorang anggota DPRD dari Partai Gerindra Wahda Zainal Iman (WZI) diduga menggunakan jasa prostitusi online yang dikelola Irwan. Hal ini diakui oleh sang Mucikari, yang megaku anggota DPRD inisial WZI, memesan kepadanya lalu meminta mengirim foto dan menanyakan apakah perempuan yang ada difoto ini masih gadis atau sudah janda.
“Kami lalu bertemu untuk membicarakan lebih lanjut” Sambung, Irwan, mengakui ada bukti percakapan WhatsApp dengan anggota DPRD.
Namun, menurut Irwan pesanan Anggota DPRD kepadanya untuk membawakan seorang gadis, masih sebatas percakapan dan belum sempat digunakan, lantaran dirinya dengan dua anak buahnya sudah lebih dulu tertangkap.
Saat ini, Irwan dan dua wanita telah diserahkan oleh Satpol PP ke Polres Ternate untuk ditindak lebih lanjut.
Dikonfirmasi via selulernya, Wahda Zainal Iman, Anggota DPRD Malut mengaku bahwa nomor kontak dari Irwan itu ada pada WhatsApp miliknya, bernama Kaka. Katanya
Politisi Partai Gerindra ini, juga membantah, telah menggunakan jasa Prostitusi Online milik Irwan untuk memesan gadis tersebut.Jelas Wahda.
Baca Juga :

0 Response to "Boking Mahasiswi, Anggota DPRD Malut Turut Memakai Jasa Prostitusi Online Waria"

Baca Juga ...

loading...