Ketua Umum GP Ansor, Yaqut
Cholil Qoumas menegaskan bahwa GP Ansor akan memilih pemimpin yang bermanfaat
bagi masyarakat di Pilkada DKI Jakarta 2017.
Menurut Yaqut, siapa pun yang bisa bermanfaat bagi
masyarakat, itu yang akan didukung GP Ansor.
"Jadi kita punya kaidah fiqih yang kita pegang, yang
kita akan jadi pedoman, bahwa kita mendukung pemimpin yang memberi manfaat bagi
masyarakatnya, memberi manfaat kepada rakyat yang dipimpinnya, siapapun itu
selama memberi manfaat maka kita akan dukung dan dorong jadi pemimpin
kita," ujar Yaqut di acara Hari Lahir GP Ansor yang ke-82 dan Pengukuhan Pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor masa khidmat 2015-2020 di
Balai Kartini, Jakarta, Minggu (24/4) lalu.
Yaqut menegaskan bahwa saat ini GP Ansor tidak condong
mendukung kandidat tertentu di Pilkada DKI Jakarta .
Menurut dia, GP Ansor secara organisasi netral, namun
membebaskan kader-kadernya untuk memilih sesuai dengan hati nurani dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Lebih lanjut dia mengingatkan semua kandidat calon Gubernur
DKI Jakarta untuk tidak melakukan kampanye hitam. Pasalnya, kampanye hitam
merupakan fitnah dan bisa menimbulkan perpecahan.
"Jangan lakukan kampanye hitam. Kalau kampanye negatif
boleh kalau kampanye negatif itu menyampaikan fakta meskipun itu negatif sementara
kampanye hitam itu fitnah. "Jangan pernah sekali-kali melakukan kampanye hitam karena itu akan menimbulkan perpecahan," imbuh dia.
Sampai saat ini, kata dia sudah ada tiga kandidat calon
gubernur DKI Jakarta yang bertemu dengan GP Ansor. Ketiganya adalah Ahmad
Dhani, Sandiago Uno dan Luluk Nurhanida.
Dia juga mengklarifikasi bahwa GP Ansor tidak mendukung
Ahmad Dhani. Meskipun Ahmad Dhani menjadi anggota GP Ansor, namun terlalu dini
mengatakan bahwa pihaknya mendukung Ahmad Dhani.
"Menurut kita, Ahmad Dhani kan belum tentu jadi calon
juga, belum ada calon hari ini karena belum ada yang lapor ke KPU. Jadi kalau
ngomong dukung-mendukung, terlalu dini," pungkas Yaqut.
Baca Juga :
- Ternyata Dari Ahok Jabat Wagub DKI, Telah Banyak Pejabat Mengancam Mundur... Mengapa?
- PAN : Ahok Bisa Jadi Gubernur karena Perjuangan Amien Rais
- Inilah Nama 34 Calon Yang Masuk Radar PDIP Pilgub DKI 2017
- KPK Gencar Usut Peran DPRD DKI Dalam Suap Raperda Reklamasi


0 Response to "Ketua Umum GP Ansor : Hindari Kampanye Hitam Pada Pilkada DKI"
Post a Comment