Kota Singkawang, Kalimantan Barat merupakan destinasi yang
ideal dan menarik bagi siapa pun yang menyukai wisata alam, budaya, dan kuliner
serta mengharapkan panorama bangunan Chinese Town yang kental dengan
suasana oriental.
Baca Juga : Chinese Town Terbaik Yang Ada Di Indonesia
Dibandingkan Pontianak, Singkawang memiliki daerah tujuan wisata di Kalimantan yang lebih lengkap. Setidaknya ada 20 objek wisata yang sudah dapat dinikmati wisatawan lokal dan mancanegara. Pasir Panjang, Rindu Alam, Tanjung Bajau Sinka Island Park, Sinka Zoo, dan Gunung Poteng adalah deretan destinasi wisata favorit para pengunjung.
Baca Juga : Chinese Town Terbaik Yang Ada Di Indonesia
Dibandingkan Pontianak, Singkawang memiliki daerah tujuan wisata di Kalimantan yang lebih lengkap. Setidaknya ada 20 objek wisata yang sudah dapat dinikmati wisatawan lokal dan mancanegara. Pasir Panjang, Rindu Alam, Tanjung Bajau Sinka Island Park, Sinka Zoo, dan Gunung Poteng adalah deretan destinasi wisata favorit para pengunjung.
![]() |
| Patung Naga Pusat Kota Yang Menjadi Icon Kota Singkawang |
Demi mewujudkan kota jasa, perdagangan, dan
agro industri, Walikota Singkawang (yang masih menduduki jabatan) Awang Ishak bersama jajarannya terus
berbenah dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan
infrastruktur dan sarana penunjang seperti transportasi, perhotelan, dan penataan
kota.
Singkawang yang begitu damai di siang hari
dan jauh dari suasana metropolitan akan berubah jika malam tiba. Kehidupan di
malam hari menjadi lebih ramai dan hidup dengan lampu-lampu kota, vihara,
lampion dan aktivitas masyarakat untuk menikmati kesejukan angin malam dan
wisata kuliner khas yang dikenal 'Pasar Hong Kong'.
Pasar malam ini ramai dengan beragam
penjual makanan, barisan gerobak kaki lima dari beragam etnis dan usaha yang
ada yang berbaris rapi di Jalan Setiabudi yang beraspal hitam.
Klenteng dan patung Buddha mewarnai kota
ini karena keyakinan sebagian warganya memeluk agama Buddha dan Konghucu.
Tak
mengherankan, bila kemudian kota ini dikenal 'Kota Seribu Klenteng' yang merah
melentik di bawah langit biru dan tersebar di seluruh kota.Dari segi sosial, kota ini memiliki daya
tarik dan warna tersendiri kala mayoritas masyarakatnya yang terdiri dari 3
etnis terbesar, yakni Tionghoa, Melayu, dan Dayak serta ditambah dengan suku
lainnya hidup secara berdampingan, rukun dan harmonis.
Baca Juga : Fakta Unik 3 Vihara Yang Ada Di Singkawang
Keharmonisan masyarakat di Singkawang
semakin tampak kala perayaan hari ke-15 Tahun Baru China (Imlek) atau yang
dikenal Cap Go Meh tiba.
Festival Cap Go Meh di Singkawang sudah
dikenal baik di dalam negeri maupun di luar negeri karena menjadi agenda budaya
kolosal yang dilaksanakan setiap tahun yang dimeriahkan dengan parade
Tatung (manusia yang dimasuki roh dewa atau nenek moyang) dari etnis
Tionghoa, Dayak dan Melayu. Oleh pemerintah pusat, Kota Singkawang telah
ditetapkan sebagai salah satu Kota Pusaka Indonesia.
![]() |
| Masjid Tertua Yang Terletak Di Pusat Kota Singkawang |
Selain terkenal dengan wisata dan budaya,
Singkawang juga terkenal dengan alamnya yang subur sehingga mampu menghasilkan
produk pertanian, perkebunan dan perikanan yang mendukung pendapatan daerah dan
masyarakatnya.
Tak hanya itu, Singkawang juga memiliki
industri keramik yang terkenal dengan motifnya yang unik dengan cara pembuatan
yang berbeda. Tempat pembakaran keramik yang khas ini berbentuk panjang
seperti hewan Naga (Tungku Naga) yang hanya ada di Singkawang.
Di Singkawang juga berdiri pabrik pupuk
organik milik PT. Sinka Sinye Agrotama, sebuah industri skala besar pertama
yang ada di Singkawang dan menjadi pabrik pupuk organik terbesar di Asia. Maka,
dengan pesona dan potensi yang ada pastikan Anda meluangkan waktu untuk
menikmati keindahan, keunikan, dan keragaman wisata dan budaya di Kota
Singkawang secara langsung.




0 Response to "Melihat Pesona dan Potensi Kota Singkawang"
Post a Comment