
Hari Imlek bulan 1 hari ke 20 adalah Perayaan Thien Chon (天穿) tetapi sebuah kulminasi momentum hasil dari tafsiran ilmu bumi Thien Chon menandakan berakhirnya Imlek, Orang Tionghoa suku Hakka pada hari ini akan makan kue Keranjang ( Thiam Pan ) untuk memperingati Dewi Ni Wa , Pada Hari ini, para petani tidak turun ke ladang, Ibu-ibu tidak memegang jarum atau merajut baju, dan menurut kepercayaan , hari ini langit akan bocor alias hujan, dan mereka akan masak atau Goreng kue Keranjang untuk menambal langit, atau istilah dalam bahasa Kheknya adalah Pu Thien Chon (Menambal Langit Yang Bocor).

Menurut Legenda, zaman dahulu, Dewa air dan Dewa api berselisih paham, mereka lalu bertempur yang mengakibatkan langit bolong, melihat kondisi tersebut dan untuk menyelamatkan manusia di bumi, maka Dewi Ni Wa memakai batu 5 warna menampal langit yg bocor, untuk memperingati jasa baik Dewi Ni Wa, maka setiap bulan 1 hari ke 20 Imlek, orang Hakka akan membuat kue Keranjang yg lengket untuk menambal langit yg bocor.
Pada Hari tersebut, selain makan kue keranjang, orang Hakka dahulu kala juga mengadakan festival menyanyi atau berpantun,yang konon Tradisi ini sudah berjalan ratusan bahkan ribuan tahun oleh suku khek (Hakka) diberbagai tempat. pada zaman dahulu diadakan kompetisi berpantun, kaum muda-mudi akan saling menyapa atau menyindir dengan pantun-pantun yg indah, seiring dengan perubahan zaman,saat ini sudah tidak terlalu membesarkan Acara memperingati Thien Chon ini.

0 Response to "Tradisi Thien Chon Di Hari Ke 20 Imlek"
Post a Comment