
Akhirnya Fahri Hamzah berani blak-blakan setelah dipecat sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dengan membeberkan alasan di balik pemecatan dirinya dan menyebut PKS seperti partai komunis, hampir sama dengan yang pernah dikatakan oleh Profesor Sahetapy dulu.
Berdasar informasi yang dihimpun redaksi, pernyataan kontroversial tersebut diungkap Wakil Ketua DPR RI tersebut saat menghadiri acara diskusi bersama alumni KAMMI di Makassar, Kamis malam.
Fahri Hamzah berbicara blak-blakan dan menyebut dirinya dilarang menjalin komunikasi dengan kader PKS lainnya setelah resmi dipecat. Menanggapi hal tersebut, Fahri menilai itu sebagai langkah yang berlebihan. Karena sebagai partai yang mengusung nilai Islam, saat ini PKS sudah melenceng terlalu jauh.
“Partai ini boleh saja larang kader bersilaturahim, kecuali kalau tidak lagi menjadi partai Islam, seperti partai komunis. Oknum seperti itu yang harus seharusnya dibersihkan dari partai. Memangnya ini zaman komunis, ini kan partai moderen, jangan lupa ada syariat untuk bersilaturahim dalam agama Islam,” ujar Fahri Hamzah.
Sebelumnya Fahri Hamzah dipecat oleh PKS karena dianggap tidak menjalankan amanah partai, bahkan sering mangkir ketika PKS menggelar sidang majelis tahkim.
(Sumber MuslimMediaNews)
Baca Juga :
- Kesal Sendiri Ngomong Sering Keseleo Lidah, Lulung : "Jangan Mojokin Saya Terus"
- Nekat Jadi Penantang Ahok, Ahmad Dhani Dites Ketua Umum PKB Cak Imin
- Sinyal Ketakutan? Habiburokhman Tuding Penagih Janji Terjun Dari Monas Akun Bayaran
- Biaya Penataan Kalijodo Dari CSR Sinar Mas, Pemprov DKI Tidak Keluar Anggaran

0 Response to "Setelah Dipecat, Fahri Hamzah Sebut PKS Partai Komunis"
Post a Comment