Ketua Bidang Advokasi DPP Gerindra
Habiburokhman merasa bangga bahwa dirinya menjadi sasaran perundungan atau
bullying pendukung Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa
(Ahok), yang disebutnya sebagai koruptor.
“Dicemooh pendukung koruptor gaya dong,” tulis Habib
di akun Twitter miliknya yang dipantau Senin (09/05/2016), menanggapi banyak
cemoohan karena tidak juga terjun dari Monas.
Sejak pertengahan April Habib
memang mendapat banyak desakan supaya dirinya terjun dari Monas oleh sejumlah
akun, yang disebutnya pasukan bayaran yang dikendalikan Teman Ahok. Habib
diminta terjun untuk membuktikan sumpahnya bahwa dia akan terjun dari Monas
jika pendukung Ahok berhasil mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat
maju secara independen di Pilkada 2017 mendatang.
Terus-terusan ditagih supaya terjun
dari Monas, Politikus Gerindra Habiburokhman balik menantang para Teman Ahok
untuk membuktikan klaimnya telah mengumpulkan sejuta Kartu Tanda Penduduk
(KTP).
“Teman Mabok gak berani jawab
tantangan gua, buktikan KTP cukup? Bukan bacot,” kilahnya.
Politikus yang juga pengacara ini
meminta agar Teman Ahok, yang diplesetkannya menjadi Teman Mabok, untuk
mengumumkan nama dan alamat masyarakat yang bakal mendukung Ahok di Pilkada
2017.
Sebelumnya, Habib Yakin Ahok akan
menjadi tahanan Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) karena terlibat kasus
penggelembungan dana pembelian lahan untuk Rumah Sakit Sumber Waras.
Untuk menyeret Ahok, pihaknya
bahkan mengaku sudah mendeklarasikan tim yang terdiri dari para pengacara.
“Sepanik-paniknya Ahoax (maksudnya Ahok, red) lebih panik lagi Teman Ahoax, Tim
Advokasi Jakarta Bergerak sudah dideklarasi,” jelasnya beberapa waktu lalu.
Baca Juga :


0 Response to "Sering Dibully Netizen, Habiburokhman Malah Bangga"
Post a Comment