Kisah Giman Ajak Amien Rais Penuhi Nadzar Jalan Kaki Yogya – Jakarta

"NADZAR" sebuah kata yang sangat gampang diucapkan seseorang untuk meyakinkan orang lain namun sangatlah sulit untuk ditepati jikalau rasa takut menghantui. Nadzar itu merupakan janji, dan janji adalah utang. Dan inilah ironisnya politisi sekaliber Amien Rais, dia mengingkari “nadzar”-nya sendiri untuk jalan kaki Jakarta – Yogya bila terbukti dulu pernah menyerang Prabowo. Mungkin pendiri PAN itu lupa, sehingga perlu diingatkan seorang Giman dari Malang, untuk bareng jalan kaki dari Yogyakarta – Jakarta. Sayang, sampai Giman tiba di Jakarta Amien Rais tak pernah memenuhi nadzarnya.
Saat kampanye Pilpres tempo hari, Amien Rais pendukung mati-matian Capres Prabowo-Hatta. Pers pun mempertanyakan, kenapa Amien Rais yang saat pelengseran Pak Harto tahun 1998 pernah bilang “mahmilkan Prabowo” sekarang jadi mendukung dia nyapres? Amien Rais pun menantang, “Kalau ada bukti kliping bahwa dulu menyerang Prabowo, siap jalan kaki Jakarta – Yogyakarta PP.”
Ternyata kliping itu memang ada. Berita halaman I Harian Republika 24 Juni 1998 menulis, Amien Rais: Prabowo harus dimahmilkan. Ironisnya, meski sudah ditemukan bukti kliping tersebut, Amien Rais yang kini Ketua MPP PAN itu tak juga melaksanakan “nadzar”-nya.  Mungkin waktu itu beralasan, Jembatan Comal sedang putus. Tapi kini sudah rapi itu jalan di jalur pantura, kenapa “nadzar” tak juga dibayar?
Atau mungkin juga Amien, 70, mulai udzur, sehingga pelupa. Untuk itulah Giman pecinta Jokowi yang sengaja jalan kaki Malang – Jakarta, saat di Yogya sengaja mengingatkan Amien untuk engklek (jalan kaki) Yogyakarta – Jakarta bersama-sama. Sayang, “bapak reformasi” itu tak ditemukan di Yogya. Bahkan saat dicari di kantor PP Muhammadiyah setibanya Giman di Jakarta kemarin, tak ada juga disana.
Di tahun 1960-an, iklan margarine di koran dan majalah selalu menulis “Giman selalu berhasil”. Tapi Giman 2014 selalu gagal mengingatkan Amien Rais. Atau jangan-jangan sebagai mantan Ketua PP Muhammadiyah Amien Rais sudah menyelesaikan sendiri “nadzar” yang tak mampu dilaksanakannya itu. Sebab dalam Quran Allah berfirman: kafarat melanggar sumpah ialah memberi makan 10 orang miskin, atau memberi pakaian kepada mereka, atau memerdekan seorang budak, atau puasa selama 3 hari (Al Maidah ayat 89).
Baca Juga :

0 Response to "Kisah Giman Ajak Amien Rais Penuhi Nadzar Jalan Kaki Yogya – Jakarta"

Baca Juga ...

loading...