Terkait reklamasi 17 pulau di
pantai utara Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan
pihaknya sudah membentuk tim dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
(LHK). Bersama LHK, pihaknya sepakat bahwa tidak ada yang salah dengan
reklamasi.
"Karena kami sepakat tidak ada yang salah dengan
reklamasi dan dari dulu di Teluk Jakarta sudah tidak ada ikan. Mana ada nelayan
tangkap ikan di Teluk Jakarta
yang begitu kotor," ujar Basuki di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta
Selatan, Minggu (17/4).
Sebaliknya, kata Basuki, apabila di kawasan tersebut ikannya
melimpah ruah, maka para nelayan di Ibu Kota tidak akan kesulitan untuk mencari
ikan.
"Kami sepakat cara mengatasi kontaminasi logam berat di
sebuah teluk, salah satu caranya dengan reklamasi. Nah sekarang tinggal di LHK,
mereka mau bantu analisis memperbaiki," ujarnya.
Ia mengatakan, dalam sejarahnya, Kementerian LHK juga pernah
menggugat dan membatalkan reklamasi pada tahun 2008. Namun gugatan dan
pembatalan itu, katanya, dipatahkan oleh pengadilan bahwa gugatan tersebut
salah.
"Jadi bukan reklamasi yang salah. Harus bisa bedakan,
orang yang minta duit ke pengusaha, ya salah, kalau tidak minta duit kita
untung kok reklamasi, semua pulau hasil reklamasi jadi punya DKI, 45 persen
fasilitas umum dan sosial punya DKI, 5 persen nettgross dari pulau yang dijual
punya DKI, setiap tanah yang dijual 15 persen NJOP-nya punya DKI, salah
dimana?" pungkasnya.
Baca Juga :
- Sindiran Mahfud MD : Suruh Saja Penuhi Janjinya Untuk Terjun Dari Monas Tapi Jangan Difasilitasi
- Satu Ahok, Seribu Penantang
- Saran Direktur Eksekutif LIMA Ke Ketua BPK : Kalau Punya Etik, Lebih Baik Mengundurkan Diri
- Wakil Ketua KPK: "Adalah Fitnah Jika Presiden Mencampuri Urusan Kasus Di KPK"


0 Response to "Tim DKI Dan Kementerian LHK Sepakat Tidak Ada Salah Dengan Reklamasi"
Post a Comment