Anggota DPRD Bekasi PKS Penerima Suap Rp3 Miliar Menghilang


Anggota fraksi PKS DPRD Kota Bekasi, Mohamad Kurniawan yang disebut-sebut dalam siding kasus suap di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta kini menghilang. Terakhir, Mohamad Kurniawan diakui izin untuk pergi ke luar kota.

”Senin kemarin, yang bersangkutan (M Kurniawan) meminta izin untuk pergi keluar kota. Cuma itu terakhir saya berkomunikasi sama beliau,” kata Ketua DPD PKS  Kota Bekasi, Heri Koswara, Selasa (19/04/2016).

Heri mengaku, mendapat kabar adanya berita soal keterlibatan kadernya terhadap kasus suap di Jakarta, dia baru mengetahui pada Senin (18/4/2016) malam. Dimana, saat itu, banyak kader yang menanyakan soal masalah pemberitaan di sejumlah media. ”Akhirnya saya diintruksikan oleh partai untuk memberikan soal klarifikasi berita tersebut,” paparnya.

Pada intinya, kata Heri, pihaknya belum bisa memberikan sebuah sanksi. Pasalnya, kasus yang menyebutkan Mohamad Kurniawan itu masih bersifat pernyataan, dan masih terbilang prematur. ”Kalaupun ada sebuah keputusan dari pihak pengadilan, maka kami akan mengikuti aturan main partai,” tandas dia.

Perlu diketahui, Senin (18/4/2016) Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng (Aseng) menyatakan telah diminta memberikan uang Rp 3 miliar oleh seorang anggota DPRD Bekasi bernama Kurniawan. Uang itu disebut sebagai 'uang pengaman' karena Aseng tengah diincar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


”Menurut Kurniawan, uang itu untuk pengamanan di KPK. Karena menurut dia, saya sudah diincar sama KPK. Jadi saya percaya saja,” kata Aseng di hadapan Ketua Majelis Hakim Mien Triesnawati, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (18/4/2016).

Baca Juga :

0 Response to "Anggota DPRD Bekasi PKS Penerima Suap Rp3 Miliar Menghilang"

Baca Juga ...

loading...