Ahok : Terima Kasih KPK Memanggil, Kalau Tidak Isu Ini Jadi Liar



Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) berterima kasih kepada KPK yang telah memberikannya kesempatan untuk mejelaskan perihal pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras. Sebab bila tidak maka Ahok menilai isu tersebut bisa semakin liar.

"Saya berterima kasih sama KPK kemarin karena Bapak dan Ibu memanggil saya. Kalau tidak panggil saya, isu ini jadi liar di luar. Seolah-olah saya bersalah, padahal yang ditemukan BPK itu enggak masuk akal," ujar Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (13/4/2016).

Ahok bersikeras pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras sudah sesuai prosedur. Menurutnya, Pemprov DKI benar membeli lahan tersebut menggunakan harga NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) zona Kyai Tapa bukan Tomang Utara. Pasalnya, BPK membandingkan harga NJOP Jalan Kiai Tapa yang digunakan Pemprov pada 2014 dengan harga pada 2013 lalu saat PT Ciputra Karya Utama (PT CKU) beli seluas 36 hektar atau seharga Rp 755.689.550.000, sehingga terdapat selisih Rp 191 miliar.

"Kamu bandingkan harga pembelian oleh Ciputra dengan saya, DKI. Yang Ciputra itu belinya pakai harga pasar. Kalau pakai harga NJOP dibanding harga pasar, saya lebih murah," terangnya.

"Berarti kamu sudah enggak fair. Menipu. Laporan BPK itu menipu, saya bilang. Itu yang saya tulis dalam surat kepada majelis kehormatan BPK, cuma enggak ditanggapi. Efdinal (mantan Ketua BPK Perwakilan Provinsi DKI Jakarta) cuma dicopot jadi fungsional," sambung Ahok.

(Sumber kutipan Detik.com)

Baca Juga :

0 Response to "Ahok : Terima Kasih KPK Memanggil, Kalau Tidak Isu Ini Jadi Liar"

Baca Juga ...

loading...