
Sekedar sharing, pengalaman masih fresh
yang baru banget tadi pagi ngalamin..
Hari ini tujuan ke lombok, sebagai orang yang sudah mempunyai pengalaman yang cukup di bidang rules aturan penerbangan, kamu sudah stay di bandara dari jam stgh 3 pagi untuk flight jam 5..
Hari ini tujuan ke lombok, sebagai orang yang sudah mempunyai pengalaman yang cukup di bidang rules aturan penerbangan, kamu sudah stay di bandara dari jam stgh 3 pagi untuk flight jam 5..
Masuk ke dalam bandara, antrian lapis pertama
pemeriksaan x-ray bagasi sudah mengular, kondisi ada 4 x-ray pemeriksaan
bagasi, in fact yang di gunakan hanya 2 x-ray saja, mengakibatkan antrian masuk
panjang..
Selesai x-ray, agak shock melihat antrian check in counter singa udara yang juga panjang..
Waktu saat itu menunjukkan pukul stgh 4 kurang..
Kami mengantri di check in counter singa udara nomor 11 dengan petugas check in bernama kiki (mbak). Pelayanan sangat lama sekali, perhitungan saya, untuk 1 kode booking bisa memakan waktu hampir stgh jam beserta check in bagasi. Dengan pelayanan yang lama tersebht, saya beserta teman2 sudah sangat was-was ketinggalan pesawat karena pelayanan yg lama tersebut..
Selesai x-ray, agak shock melihat antrian check in counter singa udara yang juga panjang..
Waktu saat itu menunjukkan pukul stgh 4 kurang..
Kami mengantri di check in counter singa udara nomor 11 dengan petugas check in bernama kiki (mbak). Pelayanan sangat lama sekali, perhitungan saya, untuk 1 kode booking bisa memakan waktu hampir stgh jam beserta check in bagasi. Dengan pelayanan yang lama tersebht, saya beserta teman2 sudah sangat was-was ketinggalan pesawat karena pelayanan yg lama tersebut..
Setelah ditelusur ternyata system reservasi mereka
pun juga lelet, boarding pass tidak keluar..
Untuk penerbangan jam 5, waktu sudah menunjukkan pukul 4pagi dan kami masih tersisa 2 antrian lagi untuk check in. Penerbangan pekanbaru,surabaya , manado yang sama2 terbang pukul 5pagi sudah
ada pemberitahuan last call, dan antrian kamu beberapa kali diselak karena
mendahulukan yg last call tersebut. saya merasa heran karena penerbangan lombok
tidak ada last call pdhl sama2 terbang jam 5 pagi..
Untuk penerbangan jam 5, waktu sudah menunjukkan pukul 4pagi dan kami masih tersisa 2 antrian lagi untuk check in. Penerbangan pekanbaru,
Tiba giliran saya berhadapan di depan check in
counter..
Pelayanan lelet dan perlakukan kurang menyenangkan krn mbak kiki sempat menyindir saya mengira saya penerbangan kesurabaya tapi setelah
lihat penerbangan saya ke lombok. Saya sempat menaikkan tensi karena saya juga
harus didahulukan karena penerbangan saya pun juga jam 5 pagi.
Pelayanan lelet dan perlakukan kurang menyenangkan krn mbak kiki sempat menyindir saya mengira saya penerbangan ke
Secara tiba2 mbak kiki tersebut meninggalkan check
in counter dan berlari ke office singa udara paling ujung. Kemudian kembali dan
mengabarkan bahwa gate closed untuk tujuan lombok, pdhl kondisi masih setengah
5 dan pada saat itu saya mendengar bahwa penumpang singa udara tujuan lombok
segera menuju ruang tunggu. Tapi tidak dengan pernyataan mbak kiki tersebut
yang menyatakan bahwa sudah tidak bisa check in krn pesawat sudah mau take off
(kejadian masih jam 5), rules di boarding pass yang sesungguhnya "gate
closed 15minutes before departure" dan emosi saya memuncak krn saya tidak
bisa mendapatkan penerbangan saya di jam 5 perihal service yang dia buat
sendiri (service lambat dan system yg lambat serta sempat error krn boarding pass
penumpang lain tdk bisa keluar). Saya disarankan untuk menuju ke office lion
air untuk mengikuti penerbangan selanjutnya di jam 9.
Bentuk kekecewaan kami terhadap singa
udara ini:
1. Pelayanan yang lambat dan sistem mereka error sehingga mereka sendiri yang membuat para penumpangnya ketinggalan pesawat
2. Terjadi penumpukkan penumpang dalam antrian check in pdhl check in counter lion air begitu banyak tapi yang dibuka hanya sedikit
3. Solusi yang tidak mampu memecahkan masalah karena jadwal keberangkatan kami menjadi jam 9 pagi
4. Waktu kami terbuang sia-sia karena masalah ini
5. Jadwal kami menjadi berantakan dan kami merasa dirugikan, sedangkan pihak singa udara tidak ada yg dirugikan
6. Solusi pemberian lounge singa udara tidak mampu menutup kekecewaan kami karena bukan kami sombong, bahkan kami masih punya uang untuk membayar lounge sekelas saphire dengan biaya sendiri jika kami mau
1. Pelayanan yang lambat dan sistem mereka error sehingga mereka sendiri yang membuat para penumpangnya ketinggalan pesawat
2. Terjadi penumpukkan penumpang dalam antrian check in pdhl check in counter lion air begitu banyak tapi yang dibuka hanya sedikit
3. Solusi yang tidak mampu memecahkan masalah karena jadwal keberangkatan kami menjadi jam 9 pagi
4. Waktu kami terbuang sia-sia karena masalah ini
5. Jadwal kami menjadi berantakan dan kami merasa dirugikan, sedangkan pihak singa udara tidak ada yg dirugikan
6. Solusi pemberian lounge singa udara tidak mampu menutup kekecewaan kami karena bukan kami sombong, bahkan kami masih punya uang untuk membayar lounge sekelas saphire dengan biaya sendiri jika kami mau
Setelah berdebat panjang dengan emosi
yang meledak karena merasa dirugikan, emosi kami semakin meningkat ketika
melihat papan flight schedule yang menyatakan diketerangan bahwa flight kami
masih "gate open" pdhl saat itu jam sudah menunjukkan pukul 05.15,
kami meminta penjelasan dan mereka beralasan papan schedule yang mengatur
adalah pihak angkasa pura, maka tidak sinkron dengan kenyataan. Alasan yang
tidak bisa diterima logika, karena papan flight schedule pun mempunyai peran
penting untuk mengatur keluar masuknya pesawat terbang dibandara.
Berikut cuplikan respon komplainnya :
Sebagai orang yang berpendidikan dan
paham mengenai penerbangan serta rules penerbangan, kami merasa tidak puas
dengan solusi yang mereka tawarkan. Jika mau sama-sama rugi, mereka wajib
bekerja sama dengan airlines lain dalam hal kondisi seperti ini untuk
memberikan kami penerbangan dijam yang sama dengan penerbangan singa udara
(logic: kami rugi waktu dan juga materi+singa udara rugi materi krn hrs membeli
tiket penerbangan lain untuk kami = IMPAS)
Setelah kami cek di org airport
handling rekan kami, ada indikasi bahwa flight kami di jam 5 over passanger,
maka siapa cepat check in dia yang bisa terbang, apesnya krn kami dapat
pelayanan yang lelet maka kami tidak bisa terbang).
Yang saya kritisi:
1. Saya berani yakin bahwa case seperti ini terjadi setiap hari diperusahaan singa udara ini. Tidak adanya profesionalitas dari pihak singa udara untuk menghentikan lingkaran setan ini (sistem penjualan over passenger)
2. Profesionalitas dalam hal service yang lambat dan sistem yang lambat. Sebagai orang yang sama2 bergerak dibidang jasa, kelincahan sangat dibutuhkan untuk meminimalisir complain.
3.sistem kerja singa udara yang menurut saya sangat tidak baik, dengan rute penerbangan yang banyak tersebut dengan tujuan berbagai macam daerah hanya dijadikan satu pintu, tidak seperti sistem singa udara yang dulu perdaerah tujuan 1 check in counter (apa ini ada kaitan dengan efisiensi pengeluaran? Tapi sangat mengecewakan jika mengorbankan customer
4. Customer adalah raja, harus dikedepankan, tetapi yang mereka lakukan adalah petugas juga ikut emosi menaikkan intonasi suara mereka kepada customer, mereka yang salah dan saya pribadi tidak mendengar permintaan maaf mereka atas case ini. Ataukan pemberian menunggu di lounge mereka bisa dikategorikan sebagai bentuk permintaan maaf?
1. Saya berani yakin bahwa case seperti ini terjadi setiap hari diperusahaan singa udara ini. Tidak adanya profesionalitas dari pihak singa udara untuk menghentikan lingkaran setan ini (sistem penjualan over passenger)
2. Profesionalitas dalam hal service yang lambat dan sistem yang lambat. Sebagai orang yang sama2 bergerak dibidang jasa, kelincahan sangat dibutuhkan untuk meminimalisir complain.
3.sistem kerja singa udara yang menurut saya sangat tidak baik, dengan rute penerbangan yang banyak tersebut dengan tujuan berbagai macam daerah hanya dijadikan satu pintu, tidak seperti sistem singa udara yang dulu perdaerah tujuan 1 check in counter (apa ini ada kaitan dengan efisiensi pengeluaran? Tapi sangat mengecewakan jika mengorbankan customer
4. Customer adalah raja, harus dikedepankan, tetapi yang mereka lakukan adalah petugas juga ikut emosi menaikkan intonasi suara mereka kepada customer, mereka yang salah dan saya pribadi tidak mendengar permintaan maaf mereka atas case ini. Ataukan pemberian menunggu di lounge mereka bisa dikategorikan sebagai bentuk permintaan maaf?
Saya pribadi sangat kecewa atas masalah
ini..
Saya harap pihak singa udara, mampu memperbaiki kualitas service mereka yang saya kategorikan sebagai pelayanan terburuk dari sebuah maskapai penerbangan domestikIndonesia .
Saya harap pihak singa udara, mampu memperbaiki kualitas service mereka yang saya kategorikan sebagai pelayanan terburuk dari sebuah maskapai penerbangan domestik
Seakan tidak ada habisnya ya Sob kejadian seperti ini dan semoga kedepannya akan lebih baik lagi.
Baca Juga :

0 Response to "Maskapai Bermasalah Lagi Sejumlah Penumpang Ngamuk"
Post a Comment