Tatung Wanita Asal Taiwan Akan Ikuti Ritual Cuci Jalan

Sumber Foto Paguyuban Tatung Singkawang
Perayaan Cap Go Meh di Singkawang terasa kurang lengkap tanpa kehadiran para Tatung. Tak hanya para pria, para wanita pun ambil bagian pada perayaan tahunan ini.
Bahkan ada yang langsung datang dari luar Indonesia untuk meramaikan Festival Cap Go Meh di Singkawang. Adalah Chu Su Mung atau yang lebih dikenal dengan nama santi, ia datang dari Taiwan untuk ikut serta pada ritual cuci jalan dan pawai tatung di hari ke 15.
“Saya memang lahir di Singkawang, tapi sudah 13 tahun menjadi warga Taiwan dan sekarang juga sudah tidak bisa bahasa indonesia lagi. Beberapa tahun lalu tidak bisa ikut tapi sekarang diusahakan untuk ikut serta,” ujar Santi kepada Wartawan, Sabtu (20/2).
Dara kelahiran Singkawang, 26 April 1987 ini sudah menjadi tatung sejak usianya masih 20 tahun. Ia merupakan tatung yang tergabung di pekong Cong Thien Si.
“Pertama kali jadi tatung tidak ada perasaan takut, karena memang sudah turunan. Saya juga selalu menikmati setiap atraksi yang dilakukan,” ungkapnya.
Namun jika harus memilih ia mengaku ingin lebih menjadi masyarakat biasa.
“Keluarga mendukung termasuk suami juga, tapi kalau milih pengen berkeluarga saja seperti orang biasa lainnya,” tuturnya.
Ia mengaku di Taiwan juga ada perayaan Cap Go Meh hanya saja tidak semeriah di Singkawang. Untuk itu ia menyempatkan diri untuk ikut meramaikan perayaan Cap Go Meh di Singkawang ini.
“Di Taiwan ada tapi tidak meriah dan sampai pawai seperti di Singkawang ini. Ini juga panggilan untuk tetap menjaga tradisi yang sudah turun temurun dari nenek moyang,” pungkasnya.

0 Response to "Tatung Wanita Asal Taiwan Akan Ikuti Ritual Cuci Jalan"

Baca Juga ...

loading...