Hantu
Peludah Digunakan Untuk Penglaris Makanan ??
Hantu
Peludah adalah hantu yang di pakai sebagai sarana penglaris makanan. Konon dikatakan
peludah karena sebelum makanan disajikan kepada konsumen, makanan yang diludahi ini akan
menjadi terasa nikmat dan konsumen akan ketagihan untuk datang ke warung makan
tersebut.
Hawa
yang terbawa oleh lidah tersebut ternyata juga mampu menambah rasa makanan yang
disajikan itu, bahkan kadang-kadang jika di rasa kurang maka tindakan meludah
itu dilakukan sampai dua kali atau tiga kali secara berturut-turut.
Namun
kadang tidak semua pemilik warung tahu tindakan apa yang sebetulnya dilakukan
oleh si hantu tersebut dalam rangka membuat laris warungnya, yang mereka tau hanya bahwa mereka
memagari warung tersebut dengan energi penglarisan yang diperolehnya entah dari
orang pintar ataupun hasil dari dia melakukan kegiatan ritual tertentu di
tempat-tempat yang di anggap keramat.
Efek
dari tindakan hantu ini di samping membuat enak masakan yang disajikan juga
membuat energi negatif akan masuk ke tubuh orang yang memakan masakan tersebut,
di sisi lain apabila jika orang yang memakan masakan yang di ludahi itu
kebetulan adalah orang baik-baik perilaku dan muatan spiritualnya bagus, maka kadang
setelah memakan makanan yang di ludahi itu beberapa waktu kemudian dia akan merasa
mual dan mungkin juga muntah-muntah.
Hal ini terjadi karena hawa yang masuk
dari makanan tersebut bentrok dengan energi posistif yang dimiliki oleh orang
itu karena perbuatan dan karakter baiknya. Jika hal itu terjadi maka otomatis,
energi negatif yang masuk tadi akan keluar.
Adapun ciri-ciri tempat/rumah makan, toko kue atau tempat kuliner lainnya yang menggunakan Media Sihir dalam usahanya yaitu contoh sebagai berikut :
- Kalau warung besar semacam
restauran, pasti ada toilet atau ruang dekat dapur yang nggak boleh dimasuki
siapapun. Biasanya di dalamnya ada orang tua renta yang sakit kakinya dicelup
ke air untuk kuah masakan.
- Kalau warung pinggir jalan,
perhatikan panci atau periuknya. Biasanya kalau pake penglaris hanya si tukang
dagang yang boleh buka, jadi pembeli tidak boleh sembarang ambil kuah atau
lihat-lihat isinya.
- Biasanya terdapat buntelan kain
putih di tempat nasi, gagang centong sayur, atau di peralatan masak lainnya.
- Warung pinggir jalan yang
menggunakan penglaris, tempat cuci piringnya terpisah jauh dan tidak terlihat
kegiatan cuci piringnya.
- Kalau dibawa pulang, rasanya
berubah drastis berbeda dengan rasa jika dimakan di tempat makan atau
makanannya cepat menjadi basi sehingga tidak sempat termakan.
Jika dinetralkan dengan doa rasanya
jadi standar.
Itu hanya salah satu trik nakal dari pengusaha
warung makan untuk melariskan dagangannya. Kita tidak bisa menghakimi semua warung-warung makan,
karena tidak semuanya memakai trik jahat seperti ini. Bersekutu dengan bangsa
Jin dengan tujuan dan cara apapun tidak dibenarkan dalam semua ajaran agama, bahkan
hal tersebut merupakan perbuatan syirik yang mampu membenamkan pelakunya
kelembah Jahanam.
Ini hanya sekadar info aja Sob, boleh dipercaya atau tidaknya semua kembali kepada kepercayaan masing-masing . Ambil sisi positifnya dan buang
jauh jauh yang negatif dan sebagai orang yang beriman sepatutnya berdoa sebelum makan.
Sumber
1 Response to "Pelarisan dagang makanan"
Semoga info ini bermanfaat juga, memang banyak orang yang ingin sukses udaha dagangnya tanpa dibarengi dengan kualitas produk & pelayanan yang dijualnya. Bagaimana bisa? Karena memang perlu adanya peningkatan kualitas barang dagangannya. Tak perlu melakukan hal yang repot seperti belajar bisnis atau kursus online. Karena pada umumnya orang dagang sudah punya banyak pengalaman sebagai usaha nyata (lahir) nya, tapi masih kurang dalam usaha batin nya. Maka dari itu silakan dicoba mengimbangi dengan sarana batin, seperti menggunakan sarana pelarisan. Jadi silakan seimbangkan usaha nyata (lahiriah) dengan usaha batiniahnya. Informasi selengkapnya
silakan klik DISINI>> Pelarisan Dagang
Semoga bermanfaat.
Post a Comment